News  

Panglima Tertinggi TPNPB OPM Sebut Indonesia dan Papua Sejajar di Forum MSG

Karena itu kami harapkan kita harus duduk sama-sama di meja MSG.

MSG IMG_20220826_170159-768x516
Panglima Tertinggi TPN-PB OPM, Damianus Magai Yogi (kiri) dan Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey (kanan) - Jubi/Abeth You

Enarotali, Jubi TV– Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM), Damianus Magai Yogi menegaskan, bahwa Indonesia dan Papua setara di Melanesian Spearhead Group – MSG. Untuk itu, ketika Indonesia hendak membicarakan tentang nasib Papua ia berharap agar bisa duduk bersama di meja MSG.

Hal itu dikatakan Damianus Magai Yogi ketika melakukan pertemuan tertutup dengan Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey di Paniai, Rabu, (24/8/2022) kemarin.

“Kita dua (Indonesia dan Papua) setara di MSG. Karena itu kami harapkan kita harus duduk sama-sama di meja MSG. Biar MSG yang selesaikan saja,” ujar Yogi, Jumat (26/8/2022).

Yogi mengatakan, selama Papua berada di dalam tubuh Indonesia pihaknya tetap tidak akan aman. Buktinya, jika keluarganya hendak belanja di pasar atau hendak berobat di kota pihaknya diancam bahkan ditembak mati.

“Nah itu artinya kita di Papua belum ada kedamaian. Indonesia masih merasa kami lawan sehingga seluruh hidup kami habiskan di hutan saja. Bagaimana kalau kita sepakat duduk bicara untuk perdamaian dan kita hidup masing-masing negara saja,” ungkapnya.

Kedatangan Frits Ramandey itu sekaligus menyampaikan keinginanya dalam penyelesaian sejumlah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang kompleks di tanah Papua.

“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Damianus Magay Yogi sebagai Panglima Tertinggi TPNPB OPM yang telah menerima saya dengan baik di Enarotali,” ujar Ramandey.

Sebagai Tim Pemantau dan Negosiasi terhadap sejumlah peristiwa kemanusiaan di Papua, Ramandey juga sudah menyampaikan misinya tersebut kepada Michelle Bachelet selaku Komisi Tinggi Dewan HAM PBB di Jenewa belum lama ini.

“Sebagai Komnas HAM dan juga sebagai tim pemantauan dan negosiasi bahwa kami sedang menginisiasi upaya dialog kemanusiaan. Komnas HAM telah bertemu dengan Komisi Tinggi Dewan HAM PBB Missel Beslei di Jenewa. Kami telah menyampaikan hal itu dan mendapatkan respons bahwa upaya ini untuk menyelesaikan sejumlah pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua,” ujar dia. (*)

Komentar
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 400x130