Stadion Lukas Enembe Memenuhi Syarat untuk Gelaran Kompetisi Liga 2

Kami sudah melakukan penilaian, jadi total nilai 74,26 persen

Liga2 Stadion-Lukas-Enembe-400x225
Stadion Utama Lukas Enembe yang berada di kawasan olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, yang menjadi venue PON XX Papua pada Oktober 2021. – Jubi/Sudjarwo Husain

Jayapura, Jubi TV– Stadion Lukas Enembe telah dinyatakan lolos verifikasi untuk kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2022/2023. Stadion berkapasitas 40.000 penonton itu diizinkan menggelar pertandingan Liga 2 karena telah memenuhi syarat.

Bahkan stadion kebanggaan masyarakat Papua ini memiliki nilai lebih baik yaitu 74,27 % dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta yang mendapat nilai hanya 60 %.

Sejak Sabtu (3/1/2023) tim Mabes POLRI telah melakukan penilaian atau Risk Assessment terhadap satu-satunya stadion megah di wilayah timur Indonesia itu. Hasilnya, markas skuad berjuluk Mutiara Hitam ini memperoleh nilai 74,27 persen dan masuk kategori baik.

Berbagai fasilitas Stadion Lukas Enembe dilihat secara langsung oleh tim penilai, mulai dari lapangan hingga keamanan penonton, tempat kesehatan, ruang konferensi pers hingga jalur evakuasi. Semua fasilitas pendukung di stadion ini telah dilihat secara langsung.

Ketua tim Risk Assessment, Kombes Pol Purwoko Y, mengatakan bahwa penilaian ini benar-benar dilakukan secara teliti hingga mendapatkan angka tersebut. Nilai yang dikeluarkan juga sesuai dengan peninjauan langsung ke stadion.

“Kami sudah melakukan penilaian, jadi total nilai 74,26 persen. Ini dalam kategori baik. Kami melakukan pemeriksaan terkait dengan fisik, kelengkapan dan sarana prasarana stadion,” ujarnya usai menyampaikan hasil penilaian, Minggu (8/1/2023).

Stadion IMG-20220716-WA0002-768x345
Skuad Persipura saat berlatih di Stadion Utama Lukas Enembe JubiSudjarwo Husain

Meskipun demikian masih ada beberapa kekurangan menurutnya antara lain adanya beberapa penerangan stadion yang belum diganti, beberapa CCTV yang belum dioperasikan, perawatan mesin genset, rambu-rambu HSSE yang belum lengkap, dan beberapa kekurangan kecil lainnya.

“Harapan kami tentunya temuan-temuan yang sudah kami nilai harapannya dapat ditindaklanjuti, sehingga mengarah kepada stadion yang kita harapkan semuanya,” ujarnya.

Ketua Panpel Persipura Jayapura, Jack Komboy, merasa bersyukur bisa mencapai angka hingga 74,27 persen. Legenda Persipura itu berjanji akan melengkapi sejumlah kekurangan yang ada di dalam stadion bersama dengan pengelola yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga Papua.

“Angka yang sangat baik dan ada beberapa catatan yang diberikan kepada kita dan tentunya itu akan menjadi perhatian kami. Bukan hanya kami panpel tetapi juga pihak pengelola dan manajemen Persipura berkolaborasi terhadap kekurangan penilaian itu dan meraih apa yang dianggap layak untuk melaksanakan sebuah event,” katanya

Ketua Panpel yang juga anggota DPR Papua juga mengaku menerima banyak masukan selama proses risk assessment. Terobosan pemerintah untuk memberi kenyamanan dan keamanan penonton sangat didukung pihaknya. Dia juga berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sudah bisa menggelar kembali Liga 2 yang sudah vakum selama lima bulan ini.

“Kami berterima kasih. Dari sisi panpel ada hal-hal yang diberikan secara terperinci, seperti bila terjadi hal-hal yang di luar dugaan. Dan itu merupakan catatan penting buat kita. Sehingga saat melanjutkan Liga 2 atau event besar, kami sudah siap untuk itu,” ucapnya. (*)

Artikel ini telah terbit di Jubi.id dengan judul: Stadion Lukas Enembe lolos verifikasi

Komentar
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 400x130