• Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
JUBI TV
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
JUBI TV
No Result
View All Result
Home Uncategorized

TPNPB : Kami sudah umumkan warga sipil keluar dari Beoga karena itu zona perang

admin by admin
4 March 2022
in Uncategorized
0 0
0
TPNPB Papua

Anggota TPNPB - IST

0
SHARES
892
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jubi TV – Sebby Sambom, juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Pappua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mengatakan TPNPB tidak menembak warga sipil di Beoga. TPNPB sebelumnya sudah mengumumkan bahwa Beoga adalah zona perang dan meminta warga sipil meninggalkan Beoga. Hal Ini disampaikan Sambom kepada Jubi menjawab klaim pihak keamanan Indonesia yang mdenyebutkan delapan orang yang tertembak di Beoga adalah warga sipil.

“Tidak ada alasan yang membenarkan bahwa itu (delapan orang yang ditembak) adalah warga sipil. Karena TPNPB sudah umumkan warga sipil segera tinggalkan wilayah perang, jadi yang ditembak itu semuanya bagian dari Anggota TNI Polri,” ungkap Sambom.

Pada bulan Jubi 2021 TPNPB mengeluarkan pengumuman untuk memperingatkan seluruh warga Indonesia untuk meninggalkan beberapa wilayah perang di Papua, yakni di Kabupaten Intan Jaya, Puncak, dan Ndugama. TPNPB juga menekankan agar para pekerja yang berada wilayah perang agar segera meninggalkan lokasi tersebut.

“TPNPB tidak akan bertanggung jawab jika para pekerja itu tewas tertembak,”  sebut TPNPB saat mengumumkan peringatan ini.

Sambom kembalii menegaskan bahwa TPNPB di bawah pimpinan Goliath Tabuni dan Mayjen Lekagak Telenggen bertanggungjawab atas penembakan di Beoga yang menewaskan delapan orang. Sedangkan peaksana penembakan adalah pasukan TPNPB dibawah pimpinan Aibon Kogeya dan Undius Kogeya.

“TPNPB-OPM kembali mengeluarkan peringatan keras bahwa semua imigran segera tinggalkan zona perang, Karena perintah perang telah diumumkan oleh Lekagak Telenggen pada tahun 2017 di Yambi, Puncak Jaya, Papua,” ujar Sambom.

Seperti diketahui, pada Rabu (2/3/2022) pihak keamanan Indonesia merilis berita bahwa sejumlah orang tak dikenal dilaporkan telah menyerang dan menembaki karyawan Palaparing Timur Telematika (PTT) yang sedang melakukan perbaikan “Tower Base Transceiver Station” (BTS) 3 Telkomsel “CO 53M 756085 9585257” di Distrik Beoga.

Delapan orang dilaporkan meninggal dalam insiden tersebut, seorang di antaranya warga setempat.

Adapun identitas korban yang meninggal adalah Billy, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril dan Pak De, tutur Kol Inf Aqsha Erlangga.

Pada Kamis (3/3/2022) terjadi lagi penyerangan dan penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata terhadap anggota TNI di Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Serangan ini mengakibatkan Pratu Herianto terkena tembakan di leher bagian bawah telinga. (*)

Komentar
Tags: OPMPapuaperangTNITPNPB

Category

  • Advertorial
  • Editors Choice
  • Features
  • HAM
  • Indepth
  • Infografis
  • JUBI Signature
  • Kolom
  • Koran Jubi
  • News
  • Olahraga
  • Podcast
  • Uncategorized
  • Video
  • VOD
  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.