• Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
JUBI TV
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
JUBI TV
No Result
View All Result
Home News

Tokoh perjuangan Kemerdekaan Papua Raih “Voltaire Empty Chair Award”

News Desk by News Desk
28 June 2025
in News
0 0
0
Tokoh perjuangan kemerdekaan papua

Tokoh perjuangan kemerdekaan Papua Viktor Yeimo (keenakan baju hijau dan kacamata) disambut massa aksi di Expo Waena, Kota Jayapura. – Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
152
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayapura, Jubi TV– Pemimpin dan tokoh politik perjuangan kemerdekaan Papua, Viktor Yeimo memenangkan penghargaan internasional “Voltaire Empty Chair Award” dari Liberty Victoria, Australia. Penghargaan ini diberikan di Melbourne, Australia, pada jumat, (10/11/2023).

Viktor Yeimo ialah seorang aktivis pro-kemerdekaan dan pembela hak asasi manusia yang gigih. Penghargaan itu diberikan atas pembelaannya yang gigih terhadap Hak Asasi Manusia, kebebasan berbicara, dan kebebasan sipil di Tanah Papua.

“Saya  ikuti penerimaan penghargaan melalui pertemuan melalui link Zoom,” kata Yeimo pada Jumat (10/11/2023).

Viktor Yeimo yang juga menjadi Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat itu sudah tiga kali ditangkap dan dipenjarakan karena aktivitas politiknya. Dia ditangkap pada Oktober 2009, Mei 2013, dan Mei 2021 karena menggunakan hak sipilnya untuk memimpin unjuk rasa damai melawan pendudukan ilegal dan pelanggaran Hak Asasi Manusia di Tanah Papua.

“Selama dekade terakhir, protes damai telah dikutuk oleh Pemerintah Indonesia. Gerakan-gerakan yang mendukung kemerdekaan Papua telah dituntut dengan [tuduhan] pelanggaran yang tidak jelas,” kata Yeimo.

Yeimo mengatakan, penangkapan dan pemenjaraan yang dialaminya baru-baru ini terkait kasus makar yang dituduhkan kepadanya karena keterlibatannya dalam demonstrasi damai memprotes insiden rasial yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan III Surabaya pada 16 Agustus 2019.

“Saya diisolasi ditempatkan di sel isolasi selama 3 bulan, termasuk akses terbatas terhadap pengacara dan keluarga, serta kurangnya perawatan medis untuk anaknya. kondisi kesehatan yang memburuk. Setelah 28 bulan dipenjara, dia dibebaskan pada 23 September 2023,” katanya. (*)

Artikel ini sudah terbit di jubi.id dengan judul: Viktor Yeimo raih penghargaan “Voltaire Empty Chair Award” dari Australia

Komentar
Tags: AustraliaJuru Bicara KNPBLiberty VictoriaTokoh perjuangan kemerdekaan PapuaViktor YeimoVoltaire Empty Chair Award

Category

  • Advertorial
  • Editors Choice
  • Features
  • HAM
  • Indepth
  • Infografis
  • JUBI Signature
  • Kolom
  • Koran Jubi
  • News
  • Olahraga
  • Podcast
  • Uncategorized
  • Video
  • VOD
  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.