• Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
JUBI TV
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
JUBI TV
No Result
View All Result
Home News

Pemda Tolikara Serahkan Dana Desa di Tiga Distrik

Kita merasa bersyukur kepada Tuhan, sebab dalam proses penyaluran dana desa ini walaupun banyak tantangan

News Desk by News Desk
21 July 2024
in News
0 0
0
Dana Desa

Penjabat Bupati Kabupaten Tolikara Marthen Kogoya saat menyerahkan bantuan dana desa kepada masyarakat yang ada Distrik Wari, Dow, dan Egiam, yang dipusatkan di Dabra Mamberamo Hulu, pada Jumat (20/7/2024) kemarin. Jubi/Dok.Humas Tolikara

0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wamena, Jubi TV-Pemerintah Daerah atau Pemda Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, secara resmi menutup penyaluran Dana Desa tahap pertama tahun anggaran 2024.

Kegiatan penutupan dirangkaikan dengan  penyerahan dana desa kepada tiga distrik yang berada di wilayah Mamberamo, di antaranya, Distrik Wari, Dow, dan Egiam. Kegiatan digelar di  Dabra Mamberamo Hulu, pada Jumat (19/7/2024) kemarin.

Penutupan dipimpin langsung  Penjabat atau Pj Bupati Tolikara,  Marthen Kogoya, yang didampingi langsung  Kepala Dinas PMK Tolikara Noak Tabo, Dandim 1716 Tolikara, Letkol Inf Justus Bernard Mara, perwakilan Polres Tolikara, bersama Forkopimda. Disaksikan  masyarakat setempat.

Pejabat Bupati Kabupaten Tolikara Marthen Kogoya, mengatakan pihaknya telah menyalurkan dana desa penyaluran bagi tiga distrik yang berada di bagian bawah, yakni   Dow, Wari dan Egiam.

“Kita merasa bersyukur kepada Tuhan, sebab dalam proses penyaluran dana desa ini walaupun banyak tantangan, ” ujarnya saat di temui Jubi.id di Wamena, pada Sabtu (20/7/2023) malam.

Dia mengatakan,  pemerintah mengubah pola pelayanan dalam penyaluran dana desa, dengan tujuan agar dana itu benar-benar turun ke kampung. Bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Karena dengan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, dana ini dipusatkan di Karubaga Ibu Kota Kabupaten Tolikara. Begitu menerima dana, para kepala kampung dan bendahara langsung kabur.  Ada yang menuju Jayapura, Wamena dan sebagainya.  Sehingga dana desa tidak sampai kepada masyarakat.

“Karena itu terjadi berulang kali, sehingga pola penyaluran tahun ini kami mengantarkan langsung kepada masyarakat sesuai dengan jadwal  yang sudah ditentukan  Dinas DPMK,” ujar Kogoya.

Pada momentum  penyaluran dana desa, pihaknya bersama Forkopimda hadir untuk melihat langsung kondisi lapangan secara dekat,  mendengarkan berbagai aspirasi.

“Ternyata banyak hal yang yang kami temukan, sehingga Pemkab  Tolikara ke depan akan fokus membangun infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan berbagai sektor lainnya,  sesuai dengan APBD yang ada, ” ujarnya

Dirinya meminta  kepada para pendamping mulai dari tingkat lokal, distrik hingga kabupaten, harus mengawal  ketat dalam penggunaan anggaran tersebut, Jika ada kepala kampung gunakan dana desa tidak sesuai juknis, segera melapor kepada pihaknya.

Ia berharap, kepada 541 kepala kampung gunakan dana desa secara bijak, agar benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, supaya ada kesejahteraan ditingkat kampung, khususnya kampung-kampung yang berada tiga distrik di wilayah Mamberamo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Tolikara, Noak Tabo, mengatakan, dana desa tahap pertama 2024 pihaknya telah berhasil menyalurkan kepada masyarakat.

“Setelah penyaluran itu kami akan melakukan monitoring kepada 46 Distrik dan 541 kampung yang ada kabupaten Tolikara sesuai dengan titik-titik yang sudah ditentukan oleh pemerintah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung,” katanya

Ia juga mengatakan, sebelas titik itu ada beberapa distrik yang tergabung, di dalamnya ada yang empat, lima dan enam distrik jadi satu, di situlah pemerintah bersama pihak bank turun menyalurkan dana kampung bersama tim yang akan melakukan monitoring. Di antaranya, inspektorat, Dinas DPMK, TA. Pendamping Distrik. “Kami akan turun ke 541 kampung,  sesuai dengan titik yang sudah ditentukan  dinas terkait.

“Jadi bagi kepala kampung yang menggunakan anggarannya tidak dengan juknis dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung atau RAPBKam , kami akan melakukan evalusi dan hasil monitoring kami akan melaporkan kepada Bupati untuk mengambil lamgkah selanjutnya,” katanya

Selain itu, pihaknya juga  sengaja libatkan  aparat keamanan TNI/Polri.  Agar pihak keamanan siap melakukan pengamanan, dalam penyaluran dana desa dari hari pertama sampai dengan hari ini.

“Kemudian kami berharap kepada pemerintah pusat untuk agar dana desa ini perlu dilanjutkan karena ini program yang baik untuk masyarakat,” tutupnya (*)

Artikel ini sudah terbit di Jubi.id

Komentar
Tags: Dana DesaPemda TolikaraProvinsi Papua Pegunungan

Category

  • Advertorial
  • Editors Choice
  • Features
  • HAM
  • Indepth
  • Infografis
  • JUBI Signature
  • Kolom
  • Koran Jubi
  • News
  • Olahraga
  • Podcast
  • Uncategorized
  • Video
  • VOD
  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.