• Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
JUBI TV
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
JUBI TV
No Result
View All Result
Home News

Kerawanan Pemilu Tertinggi di Papua Ketua Bawaslu RI: Kendala geografis, keamanan

News Desk by News Desk
28 June 2025
in News
0 0
0
Bawaslu

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (dua dari kiri) saat dialog publik yang digelar Mabes Polri di Jakarta,Rabu (11/10/2023) (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Jubi TV– Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja menilai tingkat kerawanan pemilu paling tinggi dalam pelaksanaan Pemilu 2024, ada di wilayah Papua.

“Kendala geografis, keamanan dan yang berkaitan dengan distribusi surat suara membuat indeks kerawanan pemilu di wilayah itu tinggi,” kata Bagja dilansir Antara di Jakarta, Rabu 11/10/2023.

Menurut dia, ada persoalan lokal di Papua seperti pemilu dengan menggunakan sistem noken yang dibutuhkan pengawasan optimal.

Selain itu menurut Bagja, ada Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah Papua yang perlu dukungan khusus dalam penyelenggaraan pemilu.

“Bawaslu bersama KPU sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Untuk DOB, kita akan memperkuat penyelenggara di daerah baru tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, Papua memang memiliki kekhususan tersendiri dalam penyelenggaraan pemilu termasuk adanya biaya yang besar dalam pelaksanaannya.

Dia mencontohkan pada 2019 terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sebuah daerah yang memiliki 91 orang pemilih dan memakan biaya mencapai Rp2 miliar karena transportasi ke desa tersebut hanya menggunakan helikopter.

“Daerah itu berada di dalam pegunungan dan di antara dua lembah,” kata dia.

Bagja mengatakan secara keseluruhan provinsi yang memiliki indeks kerawanan pemilu adalah Sulawesi Utara, Jawa Barat, Maluku Utara, DKI Jakarta, dan Papua.

Dia menjelaskan, khusus terkait adanya pelanggaran pemilu dalam bentuk hoaks di media sosial dan sejenisnya, paling tinggi terjadi di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Ini jadi perhatian kami dan berkoordinasi Mabes Polri dalam melakukan penanganan serta pencegahan,” kata dia.

Menurut dia, Mabes Polri sudah memiliki indeks kerawanan pemilu berdasarkan keamanan. Dan Bawaslu juga memiliki indeks kerawanan pemilu tersendiri.

“Bawaslu kita melihat secara keseluruhan termasuk penyelenggaraan pemilu, netralitas penyelenggara, netralitas ASN dan lainnya,” kata dia.(*)

Komentar
Tags: Badan Pengawas PemiluKerawanan PemiluMabes PolriPapua

Category

  • Advertorial
  • Editors Choice
  • Features
  • HAM
  • Indepth
  • Infografis
  • JUBI Signature
  • Kolom
  • Koran Jubi
  • News
  • Olahraga
  • Podcast
  • Uncategorized
  • Video
  • VOD
  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.