• Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
JUBI TV
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
  • Home
  • JUBI TV
  • Indepth
  • Podcast
  • Olahraga
  • JUBI Signature
  • Infografis
  • Bahasa Asing
    • English
    • Deutsch
    • France
No Result
View All Result
JUBI TV
No Result
View All Result
Home News

Dinas Pertanian Jayawijaya terjunkan Tim ke Sejumlah Distrik terkait kematian mendadak Hewan Babi

News Desk by News Desk
28 June 2025
in News
0 0
0
Dinas pertanian

Ilustrasi penjualan ternak babi di Pasar Jibama, Kabupaten Jayawijaya.-Dok. Jubi

0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wamena, Jubi TV– Kasus kematian hewan ternak khususnya wam atau babi di sejumlah distrik di Kabupaten Jayawijaya, membuat dinas terkait segera mengirimkan dokter hewan dan paramedis lainnya turun ke lapangan, untuk memastikan kondisi yang terjadi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J. Hendri Tetelepta mengatakan setelah mendapatkan informasi banyaknya hewan ternak yang mati mendadak, dinas langsung menerjunkan paramedis ke lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pastinya.

“Sampai sekarang belum diketahui penyebabnya karena apa, apalagi dua minggu lalu kami bersama tim surveilans dari Dinas Peternakan Provinsi Papua mengadakan pengambilan sampel darah pada hewan ternak di Jayawijaya, untuk melihat apakah ada penyakit atau tidak,” katanya, di Wamena, Selasa (5/12/2023).

Ia menjelaskan, sudah dilakukan pengecekan ke lapangan dan penyebabnya akan dicari tahu karena apa, barulah akan diambil langkah-langkah selanjutnya.

“Kami masih tunggu hasil dari tim yang sudah turun cek ke lokasi, tempat ditemukannya ternak mati mendadak itu,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah ternak babi milik warga di sejumlah distrik di Kabupaten Jayawijaya dilaporkan mati mendadak, namun belum diketahui penyebabnya.

Kepala Distrik Wesaput Laurens Lagoan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ternak wam milik warga mati mendadak, bahkan ternak miliknya pun mengalami hal yang sama.

“Dari 7 kampung, 2 kampung sudah laporkan ke saya ada beberapa ekor ternak wam mati mendadak. Awalnya, saat diberi pakan cukup bagus, namun setelah dikasih makan kondisi ternak terlihat kurang sehat setelah dicek keesokan harinya sudah mati,” kata Lagoan, Senin (4/12/2023).

Ia menyebut dari laporan yang diterima, 8 ekor ternak wam yang mati tersebut, sudah terjadi sejak pekan kedua November hingga awal Desember ini.

“Gejalanya belum diketahui, namun di Wesaput baru di Kampung Agamua dan Parema yang lain belum dapat laporan. Rata-rata ternak yang mati berusia 1-5 tahun,” katanya.

Kejadian yang sama juga disampaikan salah satu tokoh masyarakat di Distrik Kurulu, Jayawijaya, Yudha Dafarius Daby yang mengaku ternak wam miliknya sebanyak 14 ekor pun ditemukan mati mendadak. (*)

Artikel ini sudah terbit di jubi.id

Komentar
Tags: Dinas Pertanian JayawijayaDistrik WasaputHewan BabiKabupaten JayawijayaProvinsi Papua PegununganTernak Mati Mendadak

Category

  • Advertorial
  • Editors Choice
  • Features
  • HAM
  • Indepth
  • Infografis
  • JUBI Signature
  • Kolom
  • Koran Jubi
  • News
  • Olahraga
  • Podcast
  • Uncategorized
  • Video
  • VOD
  • Home
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result

© 2025 JubiTV - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.