Galanita Persitoli serahkan Piala Pertiwi kepada Asprov PSSI Papua

Galanita IMG-20220401-WA0015
Manajemen Persitoli Tolikara beserta Ibu Yulce Enembe dan Anggota Exco PSSI Papua, berfoto bersama trofi Piala Pertiwi - Jubi/Sudjarwo Husain.

Jayapura, Jubi – Tim dari Gabungan sepak bola wanita (Galanita) Persitoli Tolikara menyambangi sekretariat Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua untuk menyerahkan Piala Pertiwi yang baru saja mereka raih di Bandung, Jawa Barat.

Kedatangan mereka yang dipimpin langsung Bupati Tolikara sekaligus Ketua Umum dan Manajer Galanita Persitoli, Usman G Wanimbo, Jumat (1/4/22) pagi, diterima langsung oleh anggota komite eksekutif (exco) PSSI Papua, Fachrudin Pasolo dan Stien Mebri.

Trofi Piala Pertiwi diboyong oleh seluruh skuad berjulukan Srikandi Nawi Arigi Waleman the Blues, termasuk pelatih Thomas Madjar.

Usman G Wanimbo mengatakan, kedatangan timnya untuk menyerahkan Piala Pertiwi setelah berhasil menjuarai ajang tersebut yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat.

Pihaknya berterima kasih kepada Asprov PSSI Papua yang selalu memberikan dukungan.

“Kami sudah berjuang di Piala Pertiwi dan kami membawa pulang hasil yang sangat memuaskan bagi masyarakat Papua, terima kasih banyak kepada Asprov Papua yang memberikan kami dukungan,” kata Wanimbo kepada wartawan usai penyerahan Piala Pertiwi.

Ia mengungkapkan, selama mengikuti ajang Piala Pertiwi, timnya berjuang tanpa beban. Meskipun harus bertanding selama empat hari beruntun di fase penyisihan grup.

“Sepanjang kiprah kami di Piala Pertiwi dalam situasi yang sangat nyaman, semua berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada sesuatu yang mengecewakan yang kami rasakan. Dengan kondisi yang bugar dan pemain kami telah meraih hasil yang baik. Ketangguhan anak-anak kami luar biasa meski harus menghadapi pemain timnas. Ini semua berkat kerja sama kita semua. Prestasi anak-anak kami ini luar biasa,” ujar Wanimbo.

Anggota Exco Asprov PSSI Papua, Fachrudin Pasolo mengatakan, berkat prestasi yang diraih oleh Galanita Persitoli di ajang Piala Pertiwi itu sudah sepatutnya tim yang dijuluki Srikandi Nawi Arigi Waleman the Blues itu menjadi ikon sepak bola Papua, selain Persipura Jayapura.

“Persitoli Toli FC harus menjadi ikon sepak bola Papua. Bukan lagi milik masyarakat Tolikara saja tapi masyarakat Papua. Itu merupakan sebuah kebanggaan. Kita tahu bahwa kerja keras dan sulitnya tim ini dibawa hingga ke level nasional,” kata Pasolo.

Sementara itu, istri Gubernur Papua, Ibu Yulce Enembe yang hadir sebagai Mama Perempuan Papua mengucap syukur atas prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Galanita Persitoli di Piala Pertiwi.

Ia menyebut, prestasi Galanita Persitoli itu telah mengangkat harkat dan martabat perempuan Papua.

“Kami bersyukur atas prestasi yang diraih oleh anak-anak kita, saya sangat bangga dan senang sekali atas keberhasilan ini dari perjuangan perempuan-perempuan ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Asprov Papua dan Bupati selaku pembina yang luar biasa,” kata Yulce Enembe.

“Pada umumnya, mereka sudah mengharumkan nama Papua. Tak banyak yang saya bisa lakukan tapi berkat doa dari mama-mama Papua dan campur tangan Tuhan mereka bisa mengangkat harkat dan martabat Perempuan Papua,” pungkasnya.

Kehadiran Yulce Enembe juga sekaligus untuk memberikan bonus kepada tim Galanita Persitoli sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi bagi mereka yang berhasil mengharumkan nama Papua dan perempuan Papua di kancah nasional. (*)

Komentar
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 400x130